Posts Tagged ‘tsp’

Sunday, July 26th, 2009

Kelangkaan pupuk kimia yang terjadi di Ngawi membuat petani mulai melirik jenis organik. Kemarin (18/12) misalnya, ratusan warga Desa Soco Jogorogo mengantre pupuk organik di salah satu kios setempat.

Meski hanya jenis organik, untuk memperolehnya petani juga harus mengantre. Itu pun dari jumlah pupuk yang tersedia, dibagi rata untuk 4 kelompok tani di desa setempat. Warga mengaku menggunakan pupuk organik karena terpaksa. ”Wong adanya pupuk organik itu ya kita gunakan dari pada tanaman padi kita mati karena tidak dipupuk,” kata Suratno, salah seorang warga.

Menurut Suratno, penggunaan pupuk organik itu hanya bersifat sementara. Ia dan teman-teman sesama petani lainnya masih tetap membutuhkan pupuk kimia untuk nutrisi tanaman padi miliknya. Karena kalau hanya mengandalkan pupuk organik, lanjut dia, hasil panen bisa menurun. Untuk itu ia tetap berharap agar pemerintah tetap menyupalai pupuk kimia.

Suratno mengatakan, sudah hampir dua minggu terakhir pasokan pupuk di desanya tersendat. Bahkan, jenis ZA dan TSP sama sekali tidak ada. ”Selama dua minggu ini kita baru mendapatkan jatah pupuk Urea sekali. Sedangkan ZA dan TSP tidak pernah dapat,” ujar Suratno.

Hal senada diungkapkan Sukayat. Ia mengaku menggunakan pupuk organik lantaran langkanya pupuk kimia di pasaran, termasuk di desa Soco. ”Jadi ya terpaksa menggunakan pupuk yang ada. Adanya pupuk organik ya kita pakai,” ungkapnya. Dijelaskan Sukayat, pupuk organik sebenarnya hanya sebagai pupuk dasar. Itu digunakan pertama kali sebelum para petani bercocok tanam. Karena sifatnya sebagai penyubur, pupuk organik disebar ke sawah sebelum ditanani. ”Kalau padi sudah ditanam, pupuk yang digunakan harus pupuk kimia. Kecuali untuk tanaman palawija, bisa menggunakan pupuk organik,” kata Sukayat.

 

 

sumber: jawapos

  • Galery

    Get the Flash Player to see the slideshow.
  •  

    March 2010
    M T W T F S S
    « Jul    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Online Chat